11 Film Star Wars Dari Yang Super Mengecewakan Hingga Yang Benar-Benar Klasik

in ,
Ranking Ulang 11 Film Star Wars
Star Wars - Trendolizer

Semenjak peluncuran film pertamanya di tahun 1977, gak dipungkiri kalau franchise film opera sabun luar angkasa Star Wars, sukses menjadi salah satu franchise favorit hampir seluruh moviegoers (terutama fanboy)

Gak heran. Selain memiliki kisah saga Skywalker yang keren nan emosional, franchise karya George Lucas ini juga sukses menampilkan visual yang benar-benar canggih nan revolusioner di setiap era perilisannya.

Alhasil, gak heran juga kalau Star Wars hingga detik ini masih terus eksis. Terbukti semenjak perilisan film pertamanya di pertengahan 70an tersebut, Star Wars sukses menelurkan 5 sekuel, 3 prekuel, dan 2 spin-off.

Nah melihat fakta tersebut sekaligus, bernostalgia ke galaksi yang nun jauh disana, yuk simak ranking ulang ke-11 rilisan filmnya sejauh ini dari yang mengecewakan sampai yang memiliki force klasik bin mumpuni.

Perlu diingat, daftar ini bersifat SUBYEKTIF dan pure berdasarkan taste penulisnya.

11. Star Wars Episode 9: The Rise of Skywalker (2019)

Rise Skywalker Ending 678x380 1
Catholic World Report

Ya, ya gue tahu kok sampe sekarang masih banyak yang pro dan kontra dengan kisah penutup saga Skywalker ini. Dan sayangnya, gue berada di pihak yang kontra.

Kenapa? Karena The Rise of Skywalker emang film yang sangat mengecewakan banget sih. Dan jujur aja ketika filmnya berakhir, gue sampai ngucek mata 2 kali dan nampar bolak-balik kedua pipi tembem ini.

“Apaan nih yang gue baru tonton?” Karena sekali lagi film ini emang membuat kecewa banget. Padahal film ini seperti yang udah disebutin, adalah film pamungkas kisah saga Skywalker!

Bayangin aja dari umur 13-14 tahun ngikutin saga Skywalker, “hidangan penutupnya” bagaikan setelah dikasih Pizza, lalu dikasih Pecel Lele (no offense bagi yang suka pecel lele ya)

Rey & Kylo Ren VS Palpatine

Jujur gue setelah nonton film ini jadi nangis dan ngerasa MALU telah menjadi fanboy sci-fi ini. “Lebay banget sih!” Ya biarin. Karena memang itu yang gue rasakan.

The Rise of Skywalker dengan gampangnya banyak ngerubah aspek-aspek “tradisional” franchise-nya dengan sangat signifikan dan “enggak” banget.

Palpatine aka Darth Sidious (Ian McDiarmid) yang kehadirannya dipaksain banget (gara-gara Snoke dimatikan di The Last Jedi), plot masa lalu Rey (Daisy Ridley) yang mengkhianati apa yang di-premiskan di awal, force penghidup orang yang tewas, dan tentunya ending ciuman antara Rey dan Kylo Ren (Adam Driver) yang what the hell itu.

Intinya film ini sukses merusak legacy yang telah ditorehkan oleh Lucas. Tapi apabila kamu menemukan kesenangan bahkan nganggep filmnya keren, ya gue turut seneng aja deh.

10. Star Wars Episode 8: The Last Jedi (2017)

Rose Tico Finn BookMyShow Indonesia E1513224577951
BookMyShow

Jujur nih ya. Karena gue suka film Looper (2012), gak heran gue ngerasa super excited ketika tahu kalau sutradara film sci-fi tersebut, Rian Johnson, ditunjuk untuk menyutradarai The Last Jedi.

Ditambah lagi trailer-nya juga keren banget. Dan emang sih film ini masih enjoyable. Tapi ada beberapa keputusan (termasuk ditewaskannay Snoke dan Luke Skywalker) yang akhirnya bikin filmnya jadi mengecewakan.

Lalu kala itu (sebelum Rise dirilis), keseluruhan plot filmnya emang terlihat dan terasa berantakan. Tapi ketika Rise dirilis, kekacauan yang ditampilin di The Last Jedi menjadi super duper dimaklumi.

Snoke dibunuh Kylo Ren

9. Solo: A Star Wars Story (2018)

HS 446006 R
Solo: A Star Wars Story

Dari pertama gue denger proyek ini bakalan dibuat. Cuma 1 tanggapan yang terlintas di kepala: “GAK PERLU”. Emang sih di saat yang sama fun juga untuk tahu asal usul karakter space pirate kesayangan kita ini.

Tapi begini masalahnya. Han Solo adalah tipe karakter yang mana ketika kita melihat penampilan, aksi, dan kharisma-nya kita langsung suka. Jadi kita gak peduli mau seperti apa masa lalunya.

Selain itu seperti yang diperlihatkan di trilogi orisinilnya (Episode 4-6), masa lalu Solo memang tidak disorot banget-banget. Leia (Carrie Fisher) dan Luke Skywalker (Mark Hamill) pun gak peduli dengan hal tersebut.

Darth Maul berbicara dengan Qi’ra

Jadi logikanya disini, kalau karakter di filmnya saja gak peduli, logikanya apakah kita sebagai fans harus peduli juga. Tapi to be fair nih, Solo: A Star Wars Story bukanlah film yang buruk. Tidak kok.

Bahkan si “Harrison Ford” muda, Alden Ehrenreich (Hail, Caesar!), secara mengejutkan juga gak ngecewain. Bahkan di akhir filmnya ada cameo juga dari salah satu villain Star Wars favorit, Darth Maul.

Tapi pada akhirnya ya itu tadi. Solo: A Star Wars Story, akhirnya gak lebih dari usaha Disney untuk menambah “uang jajan” mereka.

8. Star Wars Episode 2: Attack of the Clones (2002)

WebANXstarwarsep2
Radio Times

Walau jelas-jelas buruk banget, tapi di saat yang sama, faktanya ada “untungnya” juga The Rise of Skywalker dirilis. Karena dirilisnya film tersebut, alhasil membuat Star Wars Episode 2: Attack of the Clones tidak lagi menjadi film Star Wars yang mengecewakan.

Tapi walau demikian, tetep aja Attack of the Clones adalah film yang sangat mengecewakan. Emang filmnya menampilkan Mace Windu (Samuel L. Jackson) menebas kepala Jango Fett (Temuera Morrison) dan pertempiran CGI epik antara Master Yoda (Frank Oz) dengan mantan Padawan-nya (murid), Count Dooku (Christopher Lee).

Yoda VS Count Dooku

Tapi semua keepikan dan ke-badass an yang ditampilkan, dirusak dengan performa Hayden Christensen sebagai Anakin Skywalker aka “calon” Darth Vader yang sangat kaku dan cringe.

Selain itu film ini juga nampilin lumayan banyak adegan cinta-cintaan antara Anakin dan calon istrinya, Padme Amidala (Natalie Portman) yang alhasil, membuat film ini seperti film Bollywood. Tapi sekali lagi Attack of the Clones >>> The Rise of Skywalker

7. Star Wars Episode 7: The Force Awakens (2015)

Rey And BB 8.0.01
Polygon

Yap dari seluruh trilogi sekuel Star Wars, The Force Awakens bisa dikatakan adalah yang jauh lebih oke nan keren banget.

Naskahnya yang memperkenalkan tiga karakter utama barunya sembari di saat yang sama, tetap mempertahankan fans veterannya, terasa sangat pas dan respek banget. Dan twist kematian Solo (Ford) itu, gak dipungkirin masih membekas banget hingga detik ini.

Kylo Ren membunuh Han Solo

6. Rogue One: A Star Wars Story (2016)

Rogue One Star Wars1
Rogue One: A Star Wars Story

Pas ngendenger premis kalau film ini bakal berlatar dan nyeritain usaha pencurian bagan stasiun luar angkasa ikonk Death Star, gak heran jika gue langsung semangat banget untuk nonton filmnya ini.

Ya guimana gak excited? Momen plot ini adalah momen plot yang sangat krusial bagi apa yang akan terjadi di Star Wars Episode 4: A New Hope (1977). Lebih jauh lagi, gue memang adalah diantara yang termasuk “purist”.

Maksudnya gue adalah yang termasuk fans Star Wars trilogi awal (episode 4-6). Dan bisa dibilang gue (dan yakin banget), rekan fanboy purist lain, merasa seperti diberikan Pizza di hari ulang tahun.

Sutradara Gareth Edwards (Godzilla) sukses mengisahkan plot-nya secara apik sekaligus, sukses membuat gue greget nostalgia sendiri dengan kemumpuniannya dalam memadupadankan unsur baru dan lama dari franchise filmnya.

“Traktiran Pizza” semakin terasa lezat dengan ditampilkannya adegan Darth Vader (Spencer Wilding dan James Earl Jones) yang super duper sangar nan badass di akhir filmnya itu.

Adegan Darth Vader yang super badass itu!

5. Star Wars Episode 1: The Phantom Menace (1999)

Geek Girl Authority

Ya, ya gue terima kalau banyak dari kalian yang langsung maki-maki atau bahkan ngetawain puas gue karena nempatin episode yang memulai seluruh saga-nya di posisi 5.

Tapi sekali lagi gue ingetin ini my choice, mylist OK? Dan alasan kenapa gue suka banget dengan Star Wars Episode 1: The Phantom Menace adalah dikarenakan filmnya yang (bagi gue ya) enak aja, asyik aja ditonton.

Bagi gue kesan epik-nya tinggi banget. Ya, ya gue setuju Jar-Jar Binks (Ahmed Beast) sangat ngeselin. Tapi di luar drai si Gunggan risih itu, gue sangat terpukau dengan keepikan filmnya yang sukses dihidupkan melalui teknologinya yang semakin canggih saja. Oh ya satu lagi yang bikin gue suka banget: Darth Maul (Ray Park).

Duel of Fates

4. Star Wars Episode 3: Revenge of the Sith (2005)

TELEMMGLPICT000003923895 TransGyDzj1Q6wzTf2DvQ0Fu1dHlSlAvFD9lRuXWXlsDoehY
The Telegraph

Kalau The Force Awakens adalah film terbaik di trilogi sekuelnya, maka Revenge of the Sith adalah film terbaik di trilogi prekuelnya.

Dan gak heran. Karena secara struktur naratif naskah, film ini jauh lebih rapih dan baik. Penampilan Christensen sebagai Anakin pun juga jauh lebih keren (gak whinny lagi).

Dan yang lebih penting, Lucas keren banget dalam mengisahkan transformasi sisi terang ke sisi gelap yang dialami oleh Anakin. Pokoknya bener-bener emosional dan keren banget deh!

Anakin putusin tangan Mace Windu

3. Star Wars Episode 5: The Empire Strikes Back (1980)

Image
Entertainment Weekly

“Hah yang bener nih? Ini kan film Star Wars paling the best. Mabok ya mas?” Terserah mau berkata apa deh. Yang penting masuk 3 besar bukan?

Dan gue suka kok dengan twist “aku bapakmu” nya Darth Vader itu (walau gw pas dulu pertama kali liat juga biasa aja karena udah di-spoiler temen pas SD). Plus ada kota di atas awan aka Cloud City dan oh ya, si karismatik, Lando Calrissian (Billy Dee Williams) itu juga.

Intinya gue suka filmnya tapi entah kenapa ya, biasa aja sih. Epik? Epik banget. Tapi ya gak tau ya guys. Gue sih biasa-biasa aja dengan film ini.

“Luke, I Am Your Father”

2. Star Wars Episode 6: Return of the Jedi (1983)

Return02
Wired

Gue bisa dibilang salah satu dari fanboy yang hingga detik ini, masih sering debat dengan fanboy lain cuma untuk nentuin mana yang lebih keren antara Return of the Jedi dan The Empire Strikes Back.

Dan yap bener banget. Gue adalah yang termasuk yang lebih menyukai Jedi daripada Empire. Kenapa demikian? Emang sih gak ada twist yang se-menghebohkan Darth Vader di Empire (twist Leia dan Luke bersaudara sudah bisa diterka dari episode 5).

Dan ya gue tahu ada Ewok yang bikin gregetan itu. Tapi secara keseluruhan, bagi gw Return of the Jedi jauh lebih asyik dan colorful saja. Juga, dari awal sampai akhir terasa rapih banget. Dan final battle-nya pun juga bener-bener emosional. Pokoknya perfect banget.

Luke Skywalker VS Darth Vader

1. Star Wars: A New Hope (1977)

Star Wars Darth Vader Choke
Den of Geek

Jujur dari kecil sampe SMA, film Star Wars favorit gue adalah Return of the Jedi. Tapi seiring bertambah dewasanya fisik, mental, dan selera, ternyata gue menyadari kalau yang nge-pas sama gue ya film yang memulai semuanya ini.

Entahlah guys. Pas nonton lagi berulang-ulang, gue ngerasa pas dan gak bosen aja. Mungkin bisa jadi gue suka aja struktur narasinya yang emang disusun oleh Lucas dengan rapih banget. Pokoknya tertata banget deh.

Belum lagi, banyak banget joke-joke nya yang sangat pas dan lucu banget. Oh ya satu lagi banyak adegan / momen yang nantinya menjadi ikonik. Salah satunya tentu adalah momen “Who shot first?” antara Greedo dan Han Solo itu.

Greedo dan Han Solo

Jadi yap A New Hope bagi gue adalah film Star Wars terbaik sepanjang masa. Kalau urutan kalian sendiri bagaimana nih? Silahkan di-share ya guys!