Mengungkap ‘Kloning’ Chat Mesra Ustad Abdul Somad di WhatsApp Oleh Mellya

in ,
Chat Mesra Ustad Abdul Somad

Seorang wanita bernama Mellya Juniarti mengaku berhasil membongkar chat mesra Ustad Abdul Somad (UAS) dengan wanita asal Malaysia berinisial TN.

Cara yang dilakukan adalah dengan mengkloning nomor ponsel perempuan tersebut. Pertanyaannya apakah cara itu mungkin dilakukan Melllya?

Pakar keamanan dan siber Alfons Tanujaya mengkaji kejadian tersebut dan mengatakan kloning nomor ponsel secara teknis tidak dapat dilakukan. Kecuali yang disadap merupakan ponsel yang belum 4G.

“Jika teknologi SIM card lama sebelum 4G, itu kartunya dapat dikloning. Di Indonesia sekarang sudah tidak ada. Saya tidak tahu jika di Malaysia apa kartu sudah 4G semua.” cetus Alfons saat diminati keterangan terkait masalah ini.

Melly Juniarti Berhasil Membongkar Chat Mesra Ustad Abdul Somad?

Nah jika penyadapan dengan WhatsApp bisa saja berhasil dilakukan oleh Mellya melalui ponsel UAS dengan menggunakan sejumlah aplikasi kloning WhatsApp.

Dimana sebenarnya aplikasi kloning WhatsApp ini untuk memudahkan pengguna untuk menggunakan satu akun di perangkat berbeda-beda. Namun banyak dari kita yang menggunakan aplikasi ini untuk menyadap ponsel pasangannya.

Mengungkap Cara Mellya Membongkar Isi Chat Mesra Ustad Abdul Somad

Seandainya Mellya menyadap ponsel dengan menggunakan aplikasi kloning, tentu ia perlu kontak fisik dengan ponsel yang ingin disadap.

Pasalnya aplikasi kloning tersebut akan dimintai kode verifikasi yang akan dikirimkan ke ponsel target.

Jadi penyadap harus memiliki ponsel target hingga muncul kode verifikasi. Mungkin saja ini dilakukan, saat target sedang tidak menggunakan ponsel.

Ada kemungkinan lain, yaitu dengan cara menggunakan WhatsApp Web. Caranya pun mirip dengan cara yang digunakan aplikasi kloning.

Penyadap awalnya harus membuka WhatsApp melalui situs web.whatsapp.com, kemudian mengaktifkan nomor target WhatsApp web. Namun lagi-lagi cara ini penyadap membutuhkan ponsel target untuk melakukan verikasi nomor.

“Nanti akan diminta scan barcode di WhatsApp web dengan WhatsApp di ponsel target untuk approval. Setelah melakukan scan, barulah tersambung dengan WhatsApp target. Jadi jika selama chat di WhatsApp web tidak ditutup, maka akan terpantau terus” jelas Alfons.

Alfons juga menambahkan jika cara tersebut mungkin terjadi jika ada kontak fisik dengan ponsel target.

Sedangkan untuk melakukan kloning dari jarak jauh tanpa ada kontak dengan perangkat, maka itu sangat merepotkan.

“Tetapi cara lain, tapi harus pandai nge-hack. Misalkan dengan mengirimkan malwarei ke HP yang ingin disadap. Nanti malware ini akan melakukan screen capture seluruh isi percakapan WhatsApp. Ini memang sulit sekali dilakukan. Kasus seperti ini bisa dibilang menyadap ponsel secara diam-diam tanpa diketahui pemiliknya.” tutupnya.

Tinggalkan Balasan