Zachary Levi jadi Pembawa Acara MTV Movie & TV Awards

in ,
Zach Levi Mtw Award

MTV Movie & TV Awards akan memiliki pembawa acara yang sangat kuat tahun ini dalam bentuk Shazam!. MTV menyampaikan berita itu ketika mereka memposting video ke halaman YouTube mereka.

Video ini menampilkan Levi yang pura-pura kebingungan ketika ia memegang penghargaan MTV Movie & TV. Video yang hanya berdurasi selama 4 detik ini, aktor 38 tahun itu mengakatan “oh, what?” dengan suara tinggi sembari menunjukkan pialanya.

Juduln video tersebut bertuliskan: “MTV mimilih bintang Shazam! Zachary Levi untuk menjadi pembawa acara MTV Movie & TV Award 2019 pada hari Senin, 17 Juni pukul 9:00 malam ET / PT.”

Levi adalah aktor lainnya yang masuk dalam daftar selebriti yang menjadi pembawa acara di acara itu. Sebelumnya aktor dan aktris seperti Justin Timberlake, Jessica Alba, Andy Samberg, Rebel Wilson, Dwayne “The Rock” Johnson dan Tiffany Haddish telah membawakan acara ini.

Dimulai pada tahun 1992, MTV Movie & TV Awards adalah produksi tahunan yang menghormati dan memberi penghargaan untuk film-film populer dan acara televisi terhadap pencapaian mereka.

Pemenang dipilih oleh masyarakat umum melalui pemungutan suara online melalui situs web MTV. Bukan seperti piala tradisional lainnya, mereka menerima patung popcorn emas (seperti yang dipegang Levi dalam video).

Meskipun kategori dan nominasi belum diumumkan, detail-detail itu pasti akan muncul di minggu-minggu mendatang.

Disutradarai oleh David F. Sandberg, Shazam! dibintangi oleh Asher Angel sebagai Billy Batson, Zachary Levi sebagai Shazam, Mark Strong sebagai Dr. Thaddeus Sivana, Djimon Hounsou sebagai the ancient wizard Shazam, Grace Fulton sebagai Mary Bromfield, Jack Dylan Grazer sebagai Freddy Freeman, Ian Chen sebagai Eugene Choi, Jovan Armand sebagai Pedro Peña, Faithe Herman sebagai Darla Dudley, Cooper Andrews sebagai Victor Vásquez dan Marta Milans sebagai Rosa Vásquez.

Heru Fernanda

Menyukai segala hal tentang Marvel dan DC. Jika Ditanya Saya Suka DC atau Marvel? Jawaban saya: "Why not Both?"

Ayo mulai berdiksusi