Tekno Berita Teknologi

Daftar Tarif Listrik PLN Periode Juli-September 2026

Resmi! Tarif listrik PLN periode Juli-September 2026 dipastikan tidak naik. Cek daftar lengkap tarif dan hitungan token Rp100 ribu!

Informasi resmi penyesuaian tarif listrik PLN non-subsidi dan subsidi terbaru Juli-September 2026.
Komentar

Pemerintah melalui Kementerian ESDM akhirnya memberikan kepastian mengenai arah kebijakan energi nasional untuk beberapa bulan ke depan. Dipastikan bahwa tarif listrik PLN untuk periode triwulan III, yakni mulai dari bulan Juli hingga September 2026, resmi bertahan dan tidak mengalami kenaikan sama sekali.

Keputusan strategis ini berlaku menyeluruh untuk semua golongan. Artinya, kelompok pelanggan rumah tangga, sektor bisnis kecil, industri manufaktur besar, hingga masyarakat penerima golongan bersubsidi akan tetap membayar tagihan dengan besaran yang sama seperti triwulan sebelumnya.

Faktanya mengejutkan, langkah mempertahankan tarif listrik PLN ini sengaja diambil oleh pemerintah demi menjaga stabilitas daya beli masyarakat sekaligus menyokong pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan begitu, pengguna layanan prabayar maupun pascabayar tidak perlu cemas akan adanya lonjakan biaya pengeluaran energi dalam waktu dekat.

Tarif Listrik PLN Non-Subsidi dan Subsidi

Informasi resmi penyesuaian tarif listrik PLN non-subsidi dan subsidi terbaru.
Informasi resmi penyesuaian tarif listrik PLN non-subsidi dan subsidi terbaru. (Gemini)

Bagi yang ingin melakukan audit pengeluaran bulanan, berikut adalah rincian lengkap skema tarif dasar listrik per kWh yang berlaku efektif sepanjang Juli hingga September 2026:

1. Golongan Rumah Tangga (Non-Subsidi)

Golongan DayaTarif Dasar Listrik
R-1/TR 900 VA RTM (Rumah Tangga Mampu)Rp 1.352 / kWh
R-1/TR 1.300 VARp 1.444,70 / kWh
R-1/TR 2.200 VARp 1.444,70 / kWh
R-2/TR 3.500 VA hingga 5.500 VARp 1.699,53 / kWh
R-3/TR di atas 6.600 VARp 1.699,53 / kWh

2. Golongan Pelanggan Bisnis & Industri

  • Bisnis B-2/TR (6.600 VA–200 kVA): Rp1.444,70 / kWh
  • Bisnis B-3/TM (Di atas 200 kVA): Rp1.114,74 / kWh
  • Industri I-3/TM (Di atas 200 kVA): Rp1.114,74 / kWh
  • Industri I-4/TT (Di atas 30.000 kVA): Rp996,74 / kWh

3. Golongan Pelanggan Subsidi Resmi

  • Rumah Tangga 450 VA: Rp415 / kWh
  • Rumah Tangga 900 VA Bersubsidi: Rp605 / kWh

Beli Token Rp100 Ribu Dapat Berapa kWh?

Pertanyaannya adalah, mengapa jumlah daya kWh yang didapat sering kali berbeda antar-tetangga meski sama-sama membeli token senilai Rp100.000?

Tapi tunggu dulu, ada faktor variabel penting di luar tarif dasar yang ikut menentukan, yaitu Pajak Penerangan Jalan (PPJ). Besaran nilai persentase PPJ ini sepenuhnya diatur oleh masing-masing pemerintah daerah, sehingga tarifnya sangat bervariasi di tiap kota.

Sebagai contoh simulasi kasar untuk wilayah DKI Jakarta, aturan PPJ yang diterapkan meliputi 2,4 persen untuk daya hingga 2.200 VA, 3 persen untuk daya 3.500–5.500 VA, dan 4 persen untuk daya di atas 6.600 VA.

Ini bagian yang paling menarik. Dengan mengacu pada variabel PPJ daerah Jakarta, berikut adalah estimasi perolehan daya bersih yang masuk ke meteran jika membeli token Rp100.000:

  • Daya 900 VA RTM: Mendapatkan sekitar 72,19 kWh
  • Daya 1.300 VA hingga 2.200 VA: Mendapatkan sekitar 67,56 kWh
  • Daya 3.500 VA hingga 5.500 VA: Mendapatkan sekitar 57,07 kWh
  • Daya di atas 6.600 VA: Mendapatkan sekitar 56,49 kWh

Angka di atas tentu bisa sedikit bergeser naik atau turun apabila lokasi tempat tinggal berada di luar wilayah Jakarta yang memiliki kebijakan tarif pajak daerah tersendiri. Namun, hitungan ini bisa dijadikan patokan dasar yang cukup akurat untuk mengukur tingkat konsumsi alat elektronik di rumah.

Dengan tidak adanya kenaikan tarif pada triwulan ini, kita bisa lebih mudah mengatur anggaran pengeluaran untuk kebutuhan rumah tangga lainnya secara lebih terukur.

Sembari memantau efisiensi pemakaian daya listrik di rumah, yuk perluas wawasan kamu dengan membaca tips memilih perangkat elektronik hemat daya, review teknologi smart home terkini, atau update kabar teknologi seru lainnya hanya di Dafunda Tekno!

FAQ

Apakah ada kenaikan tarif listrik PLN pada periode Juli-September 2026?

Tidak ada. Pemerintah telah resmi mengetok palu untuk mempertahankan tarif listrik PLN pada triwulan III ini agar tetap sama dengan periode sebelumnya.

Berapa tarif listrik per kWh untuk daya 1.300 VA saat ini?

Untuk golongan rumah tangga non-subsidi dengan daya 1.300 VA dan 2.200 VA, tarif dasar listrik yang berlaku adalah sebesar Rp1.444,70 per kWh.

Faktor apa saja yang memotong nilai pembelian token listrik prabayar?

Uang pembelian token akan dipotong oleh Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang persentasenya bergantung pada regulasi pemerintah daerah setempat, serta biaya admin bank/loket penjualan jika ada.

Berapa estimasi kWh yang didapat untuk token Rp100 ribu pada daya 900 VA?

Bagi pengguna golongan daya 900 VA RTM (Rumah Tangga Mampu), pembelian token Rp100.000 akan menghasilkan daya sekitar 72,19 kWh (asumsi PPJ Jakarta).

Follow Dafunda — everywhere

Stay updated wherever you scroll.

Lanjut baca

Tak Disangka! Ini Sejarah Kursi Listrik Eksekusi Mati yang Diciptakan Dokter Gigi

Bukan insinyur militer, ternyata sejarah awal penemuan kursi listrik eksekusi mati digagas oleh seorang dokter gigi bernama Alfred Southwick.

Baca selengkapnya